• slide 1

    Ulta Sword 27 Sep 2015

    Suasana Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...

  • slide 2

    Paskah 5 April 2015

    Suasana Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...

  • slide 3

    Ibadah Raya

    Suasana Ibadah Natal 2010 GSJA Sword bertempat di JL Kartini 8 No.1A...

  • slide 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00 kelas terbagi ke dalam tiga kelas: Little Heaven, Kingdom Kid dan Christ Crew...

  • slide 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah, kuliah dan bekerja segment keterlibatan dalam drama...

  • slide 6

    Tim Musik GSJA Sword

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah terdiri dari : Agus - Gitaris, Julius dan sylvi- Keyboard, Yanto dan Edy - Drum, Randy - Bass...

  • slide 7

    Drama Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword dalam perayaan Harnas Wanita 2011...

  • slide 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011 yang berlangsung di gedung gereja sendiri, sederhana namun membawa hikmat dan berkat tersendiri...

  • slide 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword saat perayaan Natal 2010...

  • slide 10

    Natal GSJA Sword, 17 Des 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword pada tanggal 17 Des 2011...

  • slide 11

    Imlek GSJA Sword, 22 Jan 2012

    Ibadah Saat Imlek di GSJA Sword pada tanggal 22 Januari 2012...

  • slide 12

    Gathering Pekerja GSJA Sword, 23-24 Mar 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

  • slide nav 1

    Ulta Sword 2015

    Ulang Tahun GSJA Sword 27 September 2015...
  • slide nav 2

    Paskah 2015

    Ibadah Paskah GSJA Sword 5 April 2015...
  • slide nav 3

    Ibadah Raya

    Ibadah Natal 2010...
  • slide nav 4

    Sekolah Minggu

    Sekolah Minggu setiap hari minggu jam 08.00...
  • slide nav 5

    Ibadah Youth

    Ibadah yang dihadiri oleh para youth yang masih sekolah,kuliah dan bekerja...
  • slide nav 6

    Tim Musik

    Tim Musik GSJA Sword yang selalu setia mengiringi pujian dalam setiap ibadah...
  • slide nav 7

    Harnas Wanita 2011

    Sebuah drama yang dimainkan oleh wanita-wanita Sword...
  • slide nav 8

    Ulang Tahun GSJA Sword 2011

    Perayaan ulang tahun GSJA Sword tahun 2011...
  • slide nav 9

    Bapak dan Ibu Gembala

    Bapak dan Ibu Gembala dan jamaat GSJA Sword...
  • slide nav 10

    Natal GSJA Sword 2011

    Perayaan Natal GSJA Sword, 17 Des 2011...
  • slide nav 11

    Imlek GSJA Sword 2012

    Ibadah Saat imlek di GSJA Sword, 22 Januari 2012...
  • slide nav 12

    Gathering Pekerja Sword 2012

    Gathering para pekerja GSJA Sword pada tanggal 23-24 Maret 2012 di Gunung Gelis...

GSJA Sword Generation Ministry (Studying Words of OuR LorD)

Latest from Blog

Ibadah Raya-2, Minggu 19 Maret 2017

Ibadah Raya-2, Minggu 19 Maret 2017

Ibadah Pria & Wanita, Kamis 23 Maret 2017

Ibadah Pria & Wanita, Kamis 23 Maret 2017

Ibadah Raya, Minggu 26 Maret 2017

Ibadah Raya, Minggu 26 Maret 2017

Sword Gathering 23-25 Desember 2017

Sword Gathering 23-25 Desember 2017

Delete this element to display blogger navbar

0 Kekuatan Pengaruh Anda

Amsal 11:25 "Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum."

Saya percaya bahwa bagian tersulit dari penginjilan adalah untuk memulai. Namun, begitu Anda mulai dan begitu Tuhan mulai berbicara melalui Anda, hal itu akan menjadi salah satu hal yang paling menyenangkan yang pernah Anda lakukan. Memikirkan bagaimana Allah berbicara melalui orang seperti Anda atau saya, itu adalah suatu kehormatan besar. Merupakan sebuah kehormatan bagi kita untuk pergi dan memberitahu orang lain tentang Yesus. 

Injil tidak dirancang untuk disimpan sendiri; Injil dirancang untuk diberitakan. Anda diberkati dengan menjadi berkat. Oleh karena itu, apabila Anda telah menerima Firman-Nya, maka Anda juga harus memberitakan pesan itu kembali, sehingga orang lain dapat mengalami sebuah hubungan dengan Allah. Salah satu sukacita terbesar yang akan pernah Anda alami, di samping sukacita mengenal Allah, ialah Anda memiliki hak istimewa untuk mendoakan seseorang agar ia menerima Kristus. Pada saat itulah Anda akan mulai melihat perubahan yang radikal, bahkan yang terlihat jelas, yang akan terjadi dalam hidup Anda. Kita diberitahu dalam Amsal 11:25, "Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum." Rasanya menyegarkan ketika Anda berbagi Firman kembali dan membantu orang lain.

Kita memiliki sebuah pilihan, bersaksi atau berdiam diri, akan tetapi banyak orang memilih pilihan yang terakhir. Meskipun benar bahwa tak semua dari kita dipanggil untuk menjadi seorang penginjil, namun kita semua dipanggil untuk mengabarkan Injil. Saat yang paling penting ialah ketika Anda memulainya. Kita bisa merangkul seluruh dunia dengan Injil melalui kesaksian kita pada satu per satu orang disekeliling kita. 

Anda dapat melaksanakan perintah Yesus untuk "pergi dan menjadikan semua bangsa murid-Nya" (Matius 28:19) dengan melakukannya di lingkungan sekitar Anda. Lakukanlah di tempat kerja dan keluarga Anda. Anda punya pengaruh. Anda punya sekelompok orang yang akan mendengarkan apa yang Anda katakan. Jangkaulah dunia itu- tempat dimana Tuhan telah memanggil Anda. Allah menggunakan manusia untuk melaksanakan rancangan-Nya. Tuhan ingin menggunakan Anda. 


Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 4-6; Lukas 4:31-44


Jika Tuhan telah menjangkau hati Anda, lakukanlah hal yang sama dengan menjangkau hati orang di sekitar Anda. Tuhan punya alasannya sendiri dalam memakai Anda sebagai alatNya, jika Tuhan percaya pada Anda, maka percayalah akan kekuatan pengaruh yang Anda miliki.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie) 

Read more

0 Obat Untuk Kekeringan Rohani

Amsal 11:25 "Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum."

Seringkali kita melihat bagaimana orang-orang Kristen dalam budaya kita berubah menjadi narsis dan egois, selalu berbicara tentang kebutuhan dan masalah mereka. Bahkan ada yang mendapatkan cap tertentu oleh masyarakat.

Allah membahas masalah ini dalam Yesaya 58, dikatakan bahwa umat-Nya mengeluh tentang kekeringan rohani, kemandekan, dan doa-doa yang tak terjawab, meskipun mereka tetap melaksanakan hukum Allah, seperti berdoa dan berpuasa. Allah berkata pada mereka, "Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!" (Yesaya 58: 6-7).

Dalam ayat berikutnya dikatakan, "Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu. TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan" (ayat 8, 11).

Pada dasarnya Allah berkata, "Meskipun engkau sudah melaksanakan semua ibadah itu, tapi engkau kini menjadi terlalu fokus pada dirimu sendiri. Yang engkau pedulikan hanyalah dirimu sendiri. Inilah yang benar-benar Aku mau engkau lakukan: Rangkullah orang lain. Ketika engkau telah menjalankan prioritas-prioritasmu dengan baik, maka jiwamu akan menjadi seperti taman yang disirami dengan baik, dan Aku akan memuaskan jiwamu di tengah kekeringan." 

Sungguh sebuah janji yang luar biasa. Kuncinya adalah berbagi. Jika Anda murah hati dalam berbagi apa yang telah dianugerahkan Tuhan kepada Anda, maka Tuhan akan menambahkannya kembali kepada Anda. Kita sebagai orang percaya memiliki pilihan: berbagi atau stagnan, memberitakan Firman atau berdiam diri, memberkati orang lain dengan apa yang telah Tuhan berikan kepada kita, atau malah menimbunnya, jalan di tempat, dan melewatkan kesempatan untuk bisa dipakai Tuhan dalam pekerjaan-Nya. 


Bacaan Alkitab Setahun :
Yosua 4-6; Lukas 1:1-20


Berbagi dengan orang lain adalah tanda orang itu berkelimpahan dalam hidupnya. Tidak hanya secara materi, tapi dalam kelimpahan rohani. Bersaksi akan perbuatan Tuhan yang ajaib dalam hidup kita, tidak hanya akan memberkati orang lain, tapi juga menumbuhkan rohani kita sendiri.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie ) 

Read more

0 Sukacita Terbesar Kedua Dalam Kehidupan

Efesus 2:10 "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."

Ketika saya baru mulai pergi ke gereja, itu sungguh dunia yang benar-benar baru buat saya.
Saya tak punya pengetahuan tentang Alkitab atau gereja secara umum.
Saya tidak dibesarkan di gereja waktu saya kecil, meskipun saya pernah datang beberapa kali.
Saya tidak terbiasa dengan cara orang Kristen berpikir dan menimbang.
Di tambah lagi, saya kagum dengan bahasa samar-samar yang mereka gunakan dengan satu sama lain.
Mereka berbicara tentang berkat dan keyakinan, serta beban dan hikmat.
Saya ingin mempelajari bahasa itu.
Saya ingin belajar lebih banyak tentang Tuhan.
Dan, yang paling penting, saya ingin memiliki hubungan dengan Tuhan.
Saya haus akan Tuhan.

Tetapi ada teman-teman lama saya.
Saat itu saya ingin menjadi orang Kristen, saya ingin belajar Alkitab, dan saya ingin mengenal Tuhan, tapi di sisi lain saya masih ingin bergaul dengan teman-teman saya.
Dicap sebagai seorang fanatik adalah satu hal yang paling saya takuti dari semuanya.
Untuk beberapa saat, saya berusaha keras untuk hidup di dua dunia ini.
Tapi tak lama setelah itu, saya mendapati bahwa yang saya lakukan tidak berhasil.

Saat itu Tuhan tengah mengubah saya, dan saya ingin menjangkau orang lain dengan pesan Injil.
Saya ingin dipakai oleh-Nya.
Dan seperti yang sering saya katakan, di samping dengan menjadi seorang Kristen, sukacita terbesar yang saya tahu dalam hidup ini yaitu melayani Tuhan.
Intinya, izinkan Dia untuk menuntun langkah Anda.
Mungkin lewat FirmanNya atau lewat persekutuan pribadi Anda dimana Tuhan membimbing dan mengarahkan Anda.

Saya takjub dengan fakta bahwa Sang Pencipta alam semesta ini, Tuhan Yang Maha Kuasa, berkenan untuk bekerja di dalam hidup kita dan berkata, "Aku ingin membimbingmu untuk datang ke sini dan dan melakukan ini itu." Inilah kehormatan tertinggi yang bisa kita bayangkan: Tuhan mau memakai kita di dalam pekerjaan-Nya.


Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 32-34; Markus 15:26-47


Sukacita yang besar, jika Tuhan mau memakai kita sebagai alatNya untuk melakukan pekerjaanNya yang besar dan ajaib.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)



Read more

0 Bagaimana Dosa Mempengaruhi Kehidupan Doa Anda

Mazmur 66:18 "Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar."

Dosa yang telah menjadi kebiasaan dalam kehidupan seorang Kristen bisa menyebabkan kehidupan doa orang tersebut berhenti mendadak. Tapi bukan berarti kita harus bebas dari dosa terlebih dahulu jika kita ingin berdoa.Jika itu prasyaratnya, maka tak ada satupun dari kita yang bisa datang kepada-Nya. Alkitab bahkan mengatakan, "Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita" (1 Yohanes 1: 8). Ayat ini juga memberitahu kita bahwa ketika kita berbuat dosa, kita punya "seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil" (1 Yohanes 2: 1).

Alkitab memberi kita kelonggaran atas dosa dalam hidup kita dan menawarkan belas kasih serta pengampunan Allah, namun dosa yang tidak diakui akan tetap menghalangi doa-doa kita.Pemazmur berkata, "Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar"(Mazmur 66:18). Terjemahan lain untuk kata "niat" dalam ayat ini yaitu "berpegang teguh." Dengan kata lain, bila kita berpegang teguh atau bersikukuh pada perbuatan atau pemikiran yang salah didalam hati kita, maka Tuhan tidak tidak akan mendengar kita.

Ada perbedaan antara dosa dan dosa yang disengaja. Ada perbedaan antara tersandung,merasa bersalah, lalu berpaling dari dosa, dengan melakukan dosa yang dilakukan dengan niat, secara terus-menerus, dan menjadi kebiasaan. Jika saat ini Anda merasakan hukuman dari Tuhan dan tahu bahwa apa yang tengah Anda lakukan adalah tidak benar, itulah Roh Kudus yang dengan penuh kasih sedang berusaha membangunkan Anda dan memperingatkan Anda akan jalan berbahaya yang sedang Anda tempuh.

Ibrani 12: 6 mengatakan, "Karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak." Beberapa dari kita perlu "dimarahi" oleh Tuhan. Dan ketika itu terjadi, jangan ciut hati dan mengeluh bahwa itu tidak adil. Tapi sebaliknya, bersukacitalah dengan kebenaran bahwa Allah begitu mengasihi Anda sehingga Ia mau mendidik Anda seperti seorang ayah yang mendidik putra putrinya.


Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 28-29; Markus 14:54-72


Doa dari hari nurani yang bersih, itulah yang berkenan dihadapan Tuhan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotion by Greg Laurie)



Read more

0 Mengapa Yesus Tidak Membela Diri-Nya Sendiri?

Markus 14:61 "Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: 'Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?'"

Mengapa Paskah begitu penting?
Paskah itu penting sebab itu membuktikan bahwa Yesus adalah seperti apa yang Ia nyatakan.
Dia menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dan Dia datang ke Bumi untuk menyelamatkan kita.

Tiga peristiwa dramatis terjadi secara berturut-turut di akhir minggu Paskah: pengadilan Yesus, diikuti oleh kematian Yesus, dan terakhir Kebangkitan Yesus.

Yesus mengalami enam kali pengadilan dalam waktu sehari sebelum kematian-Nya.
Dalam satu malam, Ia dibawa ke hadapan Hanas (ayah mertua Kayafas), Kayafas (imam besar), Sanhedrin (Mahkamah Agama), Pilatus (Gubernur Yerusalem), Herodes (Gubernur Galilea), dan kemudian kembali kepada Pilatus.

Di akhir keenam pengadilan tersebut, kesalahan apa yang mereka dapati dari Yesus? Tidak ada.
Ia tidak melakukan kesalahan apapun.
Mereka mendatangkan orang-orang untuk memberikan tuduhan palsu, tapi tak ada satu pun dari tuduhan tersebut yang terbukti benar.
Akhirnya mereka hanya bisa menghukum Dia dengan satu tuduhan: karena mengaku bahwa diri-Nya adalah Anak Allah.
Hanya itu satu-satunya alasan yang bisa mereka pakai untuk menyalibkan Yesus.

Setiap orang yang tahu tentang Yesus seperti telah membuat semacam label tentang siapa Dia.
Entah apakah mereka percaya bahwa Dia adalah seorang pembohong, atau orang gila, atau malah sebaliknya, percaya bahwa Dia adalah Tuhan.
Percaya bukan berarti menyatakan, "Saya percaya Ia adalah guru yang baik."
Ia tidak bisa hanya menjadi guru yang baik, karena guru yang baik tidak akan berkata, "Akulah satu-satunya jalan menuju Surga."
Orang yang baik tidak akan berkata seperti itu, kecuali itu adalah sebuah kebenaran.

Yesus mengklaim bahwa diri-Nya adalah Juruselamat dunia.
Dalam Yohanes 12:47b dikatakan bahwa Ia menyatakan: "Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya."
Dia mengorbankan diri-Nya untuk diadili agar tidak akan ada keraguan tentang siapa Dia. Yesus bisa saja menghentikan pengadilan itu kapan pun Ia mau, namun Ia telah terlebih dahulu mengetahui bahwa Ia suatu saat akan terbukti bersalah dan disalibkan.
Tapi Ia tetap membiarkan itu terjadi, sebab itu semua merupakan bagian dari rencana-Nya.


Renungkan hal ini:

Menurut Anda mengapa Allah mengijinkan Yesus untuk dihukum mati, walaupun sebenarnya Ia tidak bersalah? Dari peristiwa ini, bagaimanakah karakter Allah?

Apa reaksi Anda ketika Anda pertama kali diperkenalkan kepada Yesus?

Saat ini apa yang Anda percaya tentang Yesus?


Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 26-27; Markus 14:27-53


Diam artinya percaya pada rencana Allah yang bekerja melalui hidup kita. Teladan Yesus dibuktikan dengan percaya pada rencana Allah yang besar yaitu keselamatan lewat korbanNya di kayu salib.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 



Read more

0 Kasih Karunia Tuhan Menutupi Rasa Bersalah

Roma 8: 1 "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus."

Rasa bersalah ada bersama dengan keberadaan manusia. Karena tidak ada seorangpun yang sempurna, kita semua pasti pernah tergoda untuk merasa bersalah atas kesalahan masa lalu kita. Dosa mendatangkan rasa bersalah.

Itu artinya kebutuhan kita akan kasih karunia Allah dalam kehidupan kita ialah sama mendasarnya dengan keberadaan dari rasa bersalah.

Allah tak ingin Anda berkutat dengan rasa bersalah Anda. Itulah sebabnya Ia mengutus Yesus untuk mati di kayu salib demi menebus segala dosa Anda.

Alkitab mengatakan, "Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian" (Efesus 1: 7-8).

Inilah kebenaran yang paling mendasar tentang Kekristenan: Yesus Kristus telah menebus dosa-dosa Anda. Anda hanya perlu sepakat dengan kebenaran ini. Sebab Yesus telah mati bagi kita, maka kita sekarang bebas dari penghukuman, kekhawatiran, dan kematian. Bahkan apabila tidak ada Surga, tak akan sia-sia jika kita menjadi pengikut Yesus, sebab kita akan terbebas dari rasa bersalah.

Roma 8: 1 mengatakan, "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus." "Tidak ada penghukuman" artinya Allah tidak menilai Anda atas segala kesalahan yang telah Anda buat jika Anda percaya pada Kristus. Itu karena Yesus telah meletakkan hukuman itu ke atas bahu-Nya di kayu salib. Allah tidak perlu menghukum Anda karena Yesuslah yang telah menanggung hukuman itu. Dia tidak perlu menghukum Anda karena Yesus telah menanggung penghukuman Anda.

Itu artinya Anda tak memerlukan rasa bersalah itu. Perhatikan bahwa ayat di atas tidak mengatakan bahwa setelah Anda menjadi orang Kristen, maka Anda tidak akan berdosa. Anda masih akan melakukan dosa. Anda masih akan melakukan kesalahan. Anda masih akan gagal dan terlihat bodoh. Namun Yesus telah membayar harga untuk kegagalan-kegagalan Anda itu. 

Anda bisa bebas dari rasa bersalah!


Renungkan hal ini:

Bagaimana rasa bersalah memberi dampak atas hidup Anda selama ini?

Menurut Anda mengapa Anda tergoda untuk merasa bersalah atas dosa masa lalu Anda meskipun Yesus telah membayar konsekuensi yang seharusnya Anda terima?

Bagaimana kebebasan atas rasa bersalah Anda dapat mengubah kehidupan banyak orang Kristen?


Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 17-19; Markus 13:1-20


Percayalah bahwa Tuhan telah mengampuni Anda dan tidak lagi mengingat - ingat kesalahan Anda. Terus hidup dalam rasa bersalah, berarti Anda mengecilkan karya penebusan dan kasih karunia Tuhan dalam pengorbanan Kristus Yesus.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Read more

0 Menghadapi Kekecewaan

Yesaya 43:18 (BIS) "TUHAN berkata, 'Tak ada gunanya mengingat masa lalu, percuma mengenang yang sudah-sudah.'"

Semua dari kita harus menghadapi dan menangani kekecewaan pada waktu yang berbeda.
Tidak ada orang di dunia yang memiliki kehidupan di mana semua yang terjadi selalu sesuai dengan apa yang mereka inginkan dan harapkan.

Ketika hal-hal tidak berjalan atau berhasil sesuai dengan rencana kita, hal pertama yang kita rasakan adalah kekecewaan.
Ini adalah normal.
Tidak ada yang salah dengan merasa kecewa.
Tetapi kita harus tahu apa yang harus dilakukan dengan perasaan itu, atau perasaan itu akan menjadi sesuatu yang lebih serius.
Di dunia kita tidak bisa hidup tanpa kekecewaan, tapi dalam Yesus kita selalu diberikan janji untuk masa depan yang lebih baik!

Dalam Filipi 3:13 rasul Paulus berkata, "tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku"
Paulus menyatakan bahwa satu hal yang paling penting baginya adalah untuk melepaskan apa yang ada di belakang dan berlari mengejar hal-hal yang ada depan!
Ketika kita kecewa, segera ingat kembali apa yang ada di depan kita, janji Tuhan untuk masa depan yang lebih baik.
Kita melepaskan penyebab kekecewaan dan fokus terhadap apa yang Tuhan janjikan bagi kita.
Ketika kita melihat pada janji Tuhan, kita mendapatkan visi baru, rencana, ide, pandangan segar, mindset yang baru.
Kita menggeser fokus kita dari kekecewaan pada apa yang Tuhan janjikan di depan kita.
Dan kita memutuskan untuk terus maju bersama Tuhan.


Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 31-33; Markus 9:1-29


Kekecewaan tidak akan menghentikan kita jika kita terus mengingat dan memandang pada janji Tuhan untuk masa depan kita.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Joice Meyer)

Read more

0 Bagaimana Mereka Akan Mendengar?

Roma 10:14 "Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?"

Apakah Anda pernah membawa seseorang kepada Kristus? Jika belum, mengapa? Mungkin Anda menganggap bahwa Tuhan tidak akan pernah bisa memakai Anda seperti ini, bahwa Anda tidak berbakat dalam hal ini, dan hanya orang-orang yang diberi hak istimewa oleh Tuhan yang bisa membimbing orang lain kepada Kristus. Tetapi bila begitu adanya, mengapa Amanat Agung diberikan kepada setiap orang Kristen? Setiap orang percaya dipanggil untuk "pergi dan menjadikan semua bangsa murid-Nya"(Matius 28:19). Ini menunjukkan bahwa kita semua dipanggil dalam penginjilan. Kita masing-masing punya peranan dalam pekerjaan Tuhan. 

Harus saya akui bahwa masih menjadi misteri buat saya mengapa Tuhan memutuskan untuk menggunakan manusia sebagai komunikator utama atas kebenaran-Nya. Seorang pewawancara pernah mengatakan pada saya bahwa saya tampak sangat natural ketika saya berkhotbah, dan ia pikir pasti itu mudah buat saya. Itu jauh dari benar," jawab saya. "Sebelum saya menjadi orang Kristen, saya tidak pandai berbicara di depan orang banyak."

Saya teringat waktu saya mengikuti kelas bahasa Inggris di sekolah. Saat itu kami semua ditugaskan untuk memberi pidato lima menit dadakan di depan kelas sesuai dengan pernyataan yang diberikan. Karena saya tak begitu pandai, ditambah lagi tidak diberi waktu untuk berpikir dahulu, saya hanya bisa berdiri kaku di depan kelas. Saya bukan seorang yang jago berbicara di muka umum. 

Tapi setelah menaruh iman percaya saya di dalam Yesus Kristus, saya menyadari bahwa cara terbaik untuk membantu orang percaya yaitu melalui komunikasi verbal, baik itu di depan orang banyak atau individu. Saya menyadari bahwa ini bukan tentang saya atau apa yang nyaman saya lakukan; ini tentang mematuhi Tuhan. Sebab cara utama yang Tuhan pakai untuk menggapai orang-orang yang belum mengenal-Nya yaitu melalui komunikasi verbal. Bagaimana bisa orang lain mendengar tentang Kristus jika tidak ada yang mau mewartakannya kepada mereka? "Seseorang" itu haruslah Anda atau saya.


Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 15-16; Markus 6:1-29


Sebab cara utama yang Tuhan pakai untuk menggapai orang-orang yang belum mengenal-Nya yaitu melalui komunikasi verbal
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Sebuah Akhir Yang Baik

Pengkhotbah 7: 8 "Akhir suatu hal lebih baik dari pada awalnya. Panjang sabar lebih baik dari pada tinggi hati."

Alkitab dipenuhi dengan kisah orang-orang yang memulai hidup mereka dengan baik tetapi berakhir mengerikan, seperti Raja Saul dan Samson. Lalu ada juga orang-orang yang mulai dengan buruk tetapi berakhir dengan baik.

Lihat Nikodemus yang kita baca dalam Yohanes 3. Dia hanya seorang pria yang datang kepada Yesus di malam hari dengan beberapa pertanyaan. Tak ada indikasi bahwa ia menjadi orang percaya pada saat itu. Namun di akhir cerita dikatakan bahwa setelah Kristus disalibkan, ia memberanikan diri bersama dengan Yusuf dari Arimatea meminta Pilatus agar mereka dapat memberikan penguburan yang layak bagi Yesus. Nikodemus adalah orang Farisi. Ia mungkin tidak memulai hidupnya dengan baik, tapi ia mengakhirinya dengan sangat baik.

Ini boleh jadi sama dengan Ester. Mungkin kita bisa berargumen apakah Ester seharusnya dari awal jujur mengenai jati dirinya yang seorang Yahudi ketika ia dipilih oleh Raja Xerxes (Ahasyweros) untuk menjadi ratunya. Tetapi jika seandainya raja tahu Ester adalah seorang Yahudi, mungkin ia tidak akan pernah menikahinya. Dan jika ia tidak menikahinya, mungkin Ester tidak akan memperoleh posisi penting di kerajaan dan tak akan bisa menyelamatkan bangsanya. Tetapi kalaupun pada mulanya Ester membuat kesalahan, meskipun ia berkompromi, meskipun ia tidak mungkin memulai segalanya dengan baik, ia mengakirinya dengan sangat baik.

Mungkin Anda telah membuat beberapa kesalahan dalam hidup. Mungkin Anda berkompromi dengan apa yang salah dan melakukan beberapa hal yang tak seharusnya dilakukan. Mungkin Anda merasa kesalahan Anda sudah tak bisa diperbaiki dan dosa Anda tak terampuni. Pemikiran itu tidak benar. Anda masih bisa berubah. Jika Anda telah membuat kesalahan-atau lebih tepatnya, jika Anda telah berdosa, Anda masih bisa bertobat.

Salomo, orang paling bijaksana yang pernah ada, menulis, "Akhir suatu hal lebih baik dari pada awalnya. Panjang sabar lebih baik dari pada tinggi hati" (Pengkhotbah 7: 8).

Tidak penting bagaimana Anda memulainya; yang terpenting ialah bagaimana Anda mengakhirinya.


Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 1-3; Matius 24:1-28


Jika Anda telah melakukan kesalahan, bertobatlah sekarang
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Ketika Segalanya Tampak Suram

Kisah Para Rasul 12:5 "Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah."

Kisah Para Rasul 12 dibuka dengan sebuah skenario suram. Yakobus telah dieksekusi mati. Petrus dipenjarakan oleh Raja Herodes dan sedang menanti gilirannya untuk dieksekusi. Tetapi kemudian kita membaca bahwa "jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah" (ayat 5). Para jemaat turut memikirkannya dan mulai berdoa. Maka kemudian Allah mengutus seorang malaikat untuk membebaskan Petrus dari penjara, dan kisah ini berakhir bahagia.

Kemudian seperti yang dicatat di akhir Kisah Para Rasul 12, Raja Herodes, yang menjadi dalang peristiwa ini, memberi pidato besar di hadapan rakyatnya, tetapi mereka mulai bersorak membalasnya, "Ini suara allah dan bukan suara manusia!" (Ayat 22). Allah pun menghukum Herodes dan ia mati seketika itu juga.

Cerita ini dimulai dengan Herodes yang memegang tampuk kekuasaan, lalu Petrus dijebloskan ke penjara, dan kemudian iblis menang. Tetapi di akhir cerita, Herodes mati, Petrus dibebaskan, dan Firman Tuhan menang. Hal ini menunjukkan mengapa kita harus selalu ingat untuk berdoa. 

Mungkin saat ini Anda tengah menghadapi skenario kehidupan yang suram. Mungkin Anda menerima kabar buruk dari dokter atau menghadapi situasi sulit di tempat kerja. Mungkin ada satu masalah dalam keluarga Anda. Mungkin situasi menjadi kian buruk dan buruk dan Anda tak tahu apa yang harus diperbuat. Doakan hal itu. Minta bantuan teman-teman Kristen Anda untuk mendoakan pergumulan ini bersama-sama dengan Anda. Bawa permasalahan Anda ke hadapan Allah, sebab bersama-Nya segala sesuatu mungkin. Ia dapat menggunakan situasi yang tak mungkin lalu mengubahnya menjadi alat bagi kemuliaan nama-Nya.

Di awal kitab Ester, segalanya tampak suram juga. Saat itu tinggal Haman, seorang pembesar di kerajaan Persia yang diberi kuasa penuh oleh sang raja, ia membantai orang-orang Yahudi. Tetapi mereka berdoa sehingga Allah turut campur tangan menolong mereka. Bagaimana akhir ceritanya? Orang-orang Yahudi diselamatkan, dan Haman dihukum mati. Jadi, jangan menyerah di dalam situasi sulit sekali pun.


Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 34-35; Matius 22:23-46


Ia dapat menggunakan situasi yang tak mungkin lalu mengubahnya menjadi alat bagi kemuliaan nama-Nya
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Keberanian Untuk Mencoba

Kolose 3:17 "Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita."

Kita semua memiliki bakat dan karunia yang Allah berikan kepada kita. Bagi Ester, seorang wanita muda Yahudi yang tinggal di ibukota kerajaan Persia, karunia itu ialah kecantikan yang luar biasa. Kadang orang-orang yang paling cantik atau yang paling tampan adalah mereka yang paling bodoh. Tapi itu tidak berlaku bagi Ester. Dia memiliki kehidupan spiritual yang luar biasa pula. Dia juga memiliki sifat-sifat Allah. Dia menerima apa yang telah diberikan Allah kepadanya, dan kemudian menggunakannya dengan baik. Dia juga menunjukkan keberanian dan kecerdasan dalam menghadapi kesulitan.

Beberapa orang berbakat dalam musik (tapi ada juga yang berpikir begitu, padahal tidak berbakat sama sekali). Beberapa orang adalah seniman yang berbakat. Beberapa orang cakap dengan angka. Sementara yang lainnya cakap dalam membangun bangunan. Beberapa orang punya talenta sebagai visioner besar, punya pemikiran yang jauh ke depan tetapi mungkin tidak terlalu mahir dalam mempraktekkannya, sementara yang lain begitu rinci dan detil namun tidak terlalu memiliki visi yang besar. 

Terkadang cara untuk mengetahui apa bakat dan karunia Anda ialah dengan mencoba. Walt Disney, seorang visioner, pernah bercerita tentang seorang anak kecil yang tinggal di suatu kota. Pada suatu hari, satu gerombolan sirkus datang untuk mengadakan sebuah parade. Sang pemimpin band butuh seseorang untuk bermain trombon. Anak kecil itu dengan sukarela mengajukan diri. Namun, belum ada satu blok berjalan, suara bising yang menjengkelkan keluar dari alat musik itu, sampai-sampai membuat dua wanita tua pingsan dan seekor kuda melarikan diri.

Si pemimpin musik yang kesal bertanya pada bocah itu, "Kenapa kau tidak bilang jika kau tidak bisa bermain trombon?"

"Bagaimana aku tahu?" anak itu menjawab. "Aku belum pernah mencobanya sebelumnya!"

Terkadang yang Anda harus lakukan ialah mencoba. Apapun talenta Anda, cari tahu itu. Temukan itu. Gali itu. Kembangkan itu. Dan kemudian gunakan itu, karena selalu ada tempat di gereja untuk Anda. 


Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 31-33; Matius 22:1-22


Kita semua harus melakukan sesuatu dalam melaksanakan pekerjaan Tuhan
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Tuhan Memikirkan Kita

Yeremia 29:11 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."

Kadang orang-orang meminta saya untuk menandatangani Alkitab mereka. Juga, kadang mereka meminta saya untuk menuliskan ayat favorit saya. Ini lumayan sulit karena saya punya banyak ayat favorit. Ayat yang saya pilih biasanya tergantung apa yang sedang saya alami pada saat itu.

Jika saya sedang mengalami situasi yang menekan, saya mungkin akan menuliskan Filipi 4:6-7, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. bunyinya,"

Atau, bisa juga ketika saya prihatin dengan peristiwa peristiwa yang tengah terjadi di dunia ini, kata-kata Yesus dalam Yohanes 14:1-2 muncul dalam pikiran saya: "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu."

Tetapi jika saya harus memilih satu ayat favorit, itu pasti Yeremia 29:11 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."

Mengapa saya suka ayat ini? Sebab ayat ini mengatakan bahwa Allah yang mengendalikan hidup saya. Ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah selalu memikirkan saya. Apabila seandainya ayat ini berbunyi, "Sebab Aku ini mengetahui satu rancangan yang pernah Kubuat untukmu," Saya akan sangat kecewa. Tetapi Firman Tuhan ini berbunyi, "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu" Rancangan-Nya atas kita bukan hanya satu, melainkan banyak- dan pemikiran-pemikiran Allah atas hidup kita itu konstan, terus-menerus. Dan rancangan-rancangan-Nya itu ialah rancangan damai sejahtera, bukan rancangan kecelakaan, untuk memberi kita hari depan yang penuh harapan. 


Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 29-30; Matius 21:23-46


Allah yang mengendalikan hidup Anda dan Allah selalu memikirkan Anda
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Berita Baik di Dunia Yang Jahat

2 Raja-raja 7:16 "Maka keluarlah penduduk kota itu menjarah tempat perkemahan orang Aram. Karena itu sesukat tepung yang terbaik berharga sesyikal dan dua sukat jelai berharga sesyikal, sesuai dengan firman TUHAN."

Saat itu adalah masa-masa kelam dalam sejarah Israel. Segala sesuatunya salah. Orang Israel telah tenggelam sampai ke dasar. Mereka tidak hanya ditindas oleh orang Aram, tapi juga mengalami kelaparan besar. Mereka hampir mati kelaparan. 

Mengapa musibah ini menimpa Israel? Itu dikarenakan oleh ketidaktaatan mereka yang terus-menerus kepada Allah dan penyembahan kepada dewa-dewa palsu yang tanpa henti. 

Raja Israel, dengan segala kekuasaannya, tak bisa berbuat apa pun untuk mengubah keadaan. Maka akhirnya ia mendengarkan apa yang nabi Elisa katakan. Elisa berkata kepadanya, "Dengarlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria" ( 2Raja-raja 7:1). Nabi Elisa mengatakan hari pembebasan akan tiba. Dan benar saja, keesokan harinya ada banyak makanan di jalanan yang bisa dibeli dengan harga terjangkau. 

Allah bekerja secara supernatural. Ia mengosongkan perkemahan orang Aram dengan cara membuat mereka mendengar bunyi kereta, bunyi kuda, bunyi tentara yang besar (lihat 2 Raja-raja 7:6), sehingga mereka melarikan diri dari kemah mereka. Secara supernatural, Allah memimpin tiga orang kusta ke perkemahan yang ditinggalkan orang Aram tersebut dengan naluri kelaparan mereka. Ketiga orang kusta ini berjalan melewati kemah itu dan melihat ada banyak sekali makanan yang ditinggalkan. Mereka bisa saja menyimpannya untuk diri mereka sendiri, tetapi mereka kembali ke kota dan mengatakan kepada para penunggu pintu gerbang kota apa yang baru saja mereka temukan. Pembebasan datang, persis seperti apa yang Allah katakan. 

Mungkin saat ini Anda sedang berada di tempat yang berpengaruh. Apakah Anda menggunakannya untuk kemuliaan Allah? Mungkin saat ini Anda berada di tempat yang penuh penderitaan dan kesulitan. Apakah Anda memanfaatkannya untuk kemuliaan Allah?

Allah telah menempatkan di mana kita berada saat ini untuk menghadapi masa sulit seperti ini. Kita perlu membawa kabar baik di dunia yang jahat ini.


Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 27-28; Matius 21:1-22


Allah menempatkan kita berada saat ini untuk menghadapi masa sulit dan bergantung sepenuhnya kepada Dia
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Lebih Dekat Dari Yang Kita Kira

2 Raja-raja 6:17 "Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa."

Kita sering membayangkan jika Surga adalah sebuah tempat yang jauh. Kita secara otomatis berpikir bahwa Surga ada di luar tata surya kita. Namun Alkitab tidak mengatakan bahwa Surga itu nun jauh di sana. Mungkin Surga lebih dekat dari yang kita kira. Surga ada di alam lain. Saat ini saat kita hidup di alam fisik ini, ada juga alam supranatural. 

Dalam 2 Raja-raja 7 kita menemukan satu contoh klasik bagaimana Allah bekerja, baik secara alami dan supranatural pada saat bersamaan. Allah yang supernatural mengalahkan musuh-musuh Israel, orang Siria (Aram), dengan mengizinkan mereka mendengar suara dari tentara yang mendekat, lengkap dengan kereta tempur dan kuda berderap. Ini bukan ilusi atau sulap. Ini hanya gambaran sekilas di balik alam supranatural.

Kemudian, pada bab sebelumnya, ada kisah tentang Elisa dan hambanya. Raja Aram mengirim pasukannya untuk menangkap nabi Elisa, dan ketika hamba itu terbangun di keesokan harinya, ia melihat tentara asing. Dengan panik, ia berkata kepada Elisa, "Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?" (2 Raja-raja 6:15). Elisa menjawab, "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka" (Ayat 16). Kemudian Elisa berdoa agar Allah membukakan mata hambanya itu.

Ayat 17 mengatakan, "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa." Dia melihat ke dalam alam supranatural.

Alkitab mengatakan kepada kita bahwa kita dikelilingi oleh para malaikat. Mazmur 34: 7 mengatakan, "Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka." Dan Ibrani 1:14 mengatakan, "Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?"


Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 23-24; Matius 20:1-16


Ingat, apa pun masalah Anda, Allah punya malaikat-malaikat-Nya yang menopang Anda
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Apa Kesaksian Anda

Mazmur 71:15 "Mulutku akan menceritakan keadilan-Mu dan keselamatan yang dari pada-Mu sepanjang hari, sebab aku tidak dapat menghitungnya."

Bagaimana Anda mengenal Yesus Kristus?

Itulah kesaksian Anda, dan setiap orang Kristen pasti punya sebuah kesaksian. Beberapa kesaksian lebih radikal daripada yang lainnya, namun setiap kesaksian adalah signifikan dan penting. 

Mungkin Anda pernah mendengar kesaksian beberapa orang yang berasal dari latar belakang yang ekstrim, bagaimana mereka dibebaskan dari obat-obatan atau alkohol. Mereka pernah menjadi anggota geng atau pelacur. Mereka pernah dihukum penjara. 

Saya pernah menerima satu e-mail dari seorang pria yang datang kepada Kristus di kebaktian akbar kami pada tahun 1991. Dia menulis:

"Di malam Kamis yang kudus di tahun 1991 itu, Tuhan memilih remaja laki-laki berusia 15 yang hidupnya tersesat, yang beberapa kali mencoba bunuh diri, dan yang hatinya mengeras ini, remaja yang dulunya adalah anggota geng The Crips. Firman Tuhan pada saat itu mengubah saya secara luar biasa. Hidup saya langsung diubahkan, dan sejak saat itu saya bukan lagi orang yang sama. Bulan depan, saya akan merayakan 23 tahun saya berjalan di dalam Tuhan. Oleh kasih karunia-Nya, saya memperoleh hak istimewa untuk melayani Firman-Nya ke seluruh dunia. Seandainya saya tidak pergi ke Harvest Crusade malam itu, saya yakin sekarang saya sudah mati atau membusuk di dalam penjara!"

Sungguh sebuah kesaksian yang menakjubkan! Namun, kesaksiannya itu tidak lebih baik dari Anda- hanya berbeda saja. 

Ketika saya masih menjadi orang Kristen baru, saya ingat ada seorang gadis mengatakan bahwa dia akan kembali terjun menggapai orang-orang yang belum percaya sebab ia ingin memiliki "kesaksian yang lebih dramatis." Sayangya, ia tak pernah melakukan itu. Dengar, kesaksian tak selamanya melulu dramatik, namun pertobatan seseorang adalah satu hal yang drastis, karena ketika ketika Anda turun ke sana, membantu langsung orang-orang yang tersesat ini, Tuhan pada dasarnya melakukan hal yang sama untuk kita semua ketika kita bertobat: 

Sebelum Kristus menebus dosa kita, kita semua terpisah dari-Nya oleh karena dosa. Kita semua seharusnya masuk neraka. Kita semua kemudian memperoleh keselamatan melalui Salib Kristus. Dan sekarang kita dapat menuju surga.

Kesaksian setiap orang itu benar adanya. Mengapa? Sebab kita semua pada dasarnya mulai dari tempat yang sama dan kita semua telah mengalami perubahan dramatis di tangan Allah. Dan betapa pun berbedanya permasalahan mereka dibanding Anda, mereka yang mendengarkan kesaksian Anda dapat mengerti bahwa mereka juga adalah orang-orang berdosa dan perlu diubahkan-mereka bisa melihat bagian dari kesaksian Anda tersebut sama seperti kisah mereka. 

Ketika Anda berbagi tentang iman Anda dengan orang lain, salah satu alat terbaik dalam penginjilan Anda adalah kesaksian pribadi Anda. Dan itu kiranya selalu menjadi jembatan bagi Anda mewartakan Injil. Kesaksian Anda akan memimpin mereka kepada kisah terbesar yang pernah diceritakan: tentang kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus.


Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 21-22; Matius 19


Ketika Anda berbagi tentang iman Anda dengan orang lain, salah satu alat terbaik dalam penginjilan Anda adalah kesaksian pribadi Anda
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Tempat Bagi Iman

Mazmur 50:15 "Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku." Sela"

Setiap hari sepertinya ada lebih banyak berita buruk: skandal di pemerintahan kita, ancaman terhadap keamanan negara kita, dan ancaman terorisme yang tak ada putus-putusnya. Kemudian ada masalah-masalah pribadi yang kita semua akan hadapi suatu hari: kematian orang yang terkasih, penyakit, masalah keluarga.

Jika ada solusi rohani untuk permasalahan di negara kita, maka ada juga solusi rohani untuk permasalahan dalam hidup kita. Apakah pernikahan Anda bermasalah? Ada aplikasi handphone untuk itu. Kita menemukannya di dalam Injil (ada aplikasi Injil di handphone). Tuhan memberitahu Anda bagaimana caranya memiliki pernikahan yang berhasil. Dia memberitahu Anda apa peran suami dan apa peran istri. Apakah Anda masih lajang dan sedang mencari orang yang tepat? Ada solusi spiritual dan Alkitabiah untuk itu juga. Apakah keuangan Anda bermasalah? Ada jawaban spiritual dan Alkitabiah untuk itu pula. Tuhan berkata kepada kita untuk berseru kepada-Nya di hari-hari sulit.

Beberapa mungkin mengatakan, "Saya telah mencoba ini, tapi itu tidak berhasil."

Ada perbedaan antara skeptisisme (keraguan) dan ketidakpercayaan. Skeptisisme artinya terbuka untuk percaya; ketidakpercayaan artinya menolak untuk percaya. Skeptisisme dapat melibatkan kejujuran; ketidakpercayaan artinya keras kepala. Skeptisisme mencari cahaya; ketidakpercayaan artinya puas dengan kegelapan. Kita harus percaya pada Firman Tuhan, kemudian mengambil langkah tindakan. 

Ada tempat untuk iman dalam kehidupan Kristen. Ibrani 11:6 mengatakan, "Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia."

Alkitab penuh dengan kisah-kisah dari orang-orang yang menerima banyak berkat dalam hidup mereka karena iman mereka.


Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 16-18; Matius 18:1-20


Jika Anda melakukan apa yang Tuhan katakan, maka itu akan bekerja
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Menabur Angin

Hosea 8:7 "Sebab mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung; gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; tumbuh-tumbuhan itu tidak menghasilkan tepung; dan jika memberi hasil, maka orang-orang lain menelannya."

Di awal abad ke 20, G.K. Chesterton menulis, hampir seperti profetik, "Ketika Anda berbicara tentang Allah sebagai suatu metafora atau sesuatu yang mistik, maka tak ada seorang pun yang akan memprotesnya. Tetapi ketika Anda berbicara tentang Allah sebagai sebuah fakta, sebagai sesuatu yang nyata, sebagai alasan untuk mengubah perilaku seseorang, maka dunia modern akan menghentikan Anda entah bagaimana caranya." 

Ketika orang-orang marah kepada Allah, maka mereka seringkali marah kepada umat-Nya. Hal ini karena mereka sedang dihukum oleh Roh Kudus sebagai akibat dari dosa mereka. Yesus berkata, "Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat" (Matius 5:11).

Jika kita adalah pengikut Kristus yang sejati, kita harus berdiri untuk apa yang benar dan tidak terintimidasi oleh apa yang orang lain katakan. Orang-orang kudus yang mengabdikan hidupnya untuk Allah, yang telah Ia pakai sepanjang sejarah untuk mengubah jalan manusia, berdiri untuk apa yang benar. William Wilberforce adalah salah satu dari orang-orang itu. Dia merupakan anggota parlemen yang bisa saja memiliki karir yang amat gemilang dalam dunia politik jika ia mau meneruskan karirnya. Tapi sebaliknya, setelah bertobat, ia memilih untuk mendedikasikan hidupnya untuk memberantas perbudakan di Inggris dan berhasil mewujudkannya. Hasilnya, perbudakan di Inggris pun dihapuskan di tahun 1807.

Pemerintah tak mampu memecahkan masalah-masalah yang kita hadapi di negara kita, meskipun kita juga butuh mereka. Tetapi kita harus pula berseru kepada Allah. Saat ini, dunia ini berusaha keras untuk menyingkirkan Allah dari ruangan kelas kita, dari budaya kita, dan dari ruang sidang kita. Kita sedang menabur angin. Alkitab mengatakan bahwa mereka yang melakukannya akan menuai puting beliung. Seperti apa yang dikatakan oleh seorang filsuf, George Santayana, mereka yang tidak bisa mengingat masa lalu akan dihukum untuk mengulanginya.


Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 14-15; Matius 17


Jika kita adalah pengikut Kristus yang sejati, kita harus berdiri untuk apa yang benar dan tidak terintimidasi oleh apa yang orang lain katakan
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Kuasa Dari Hidup Kudus

2 Raja-raja 5:2 "Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman."

Dalam 2 Raja-raja 5 kita membaca tentang seorang gadis muda Israel, yang namanya bahkan kita tidak tahu, yang ditawan dan dibawa ke Aram/ Siria. Dia sebenarnya bisa dengan mudah menjadi kepahitan dengan Allah karena Ia membiarkan itu terjadi padanya. Dan tentunya ia juga bisa saja marah terhadap orang-orang yang mempekerjakannya sebagai seorang budak.

Maka ketika tuannya, Naaman, terserang penyakit kusta, dia bisa saja berpikir jika tuannya itu layak mendapatkannya. Tapi ia tak berpikir seperti itu sama sekali. Dia khawatir dengan tuannya itu. Hatinya tertuju kepadanya. Dan ia melihat kesempatan untuk memberitahu Naaman tentang seorang nabi di Israel bernama Elisa yang bisa mendoakannya. Elisa adalah penerus Elia. Allah bekerja melalui dirinya dan menggunakan dia untuk membangkitkan orang yang telah mati. Seperti Elia, dia memiliki sebuah kuasa mujizat. 

Gadis ini entah bagaimana pernah mendengar tentang Elisa. Maka dia berkata pada istri Naaman, "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya" (2 Raja-raja 5:3).

Hal ini mengingatkan saya pada Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, pemuda-pemuda Israel yang juga menjadi tawanan. Mereka dibawa ke Babel, di mana sang raja mengubah nama mereka; Daniel dinamainya Beltsazar, Hananya dinamainya Sadrakh, Misael dinamainya Mesakh dan Azarya dinamainya Abednego. Namun sang raja Babel ini tak bisa mengubah hati mereka. Mereka berjalan erat dengan Allah, sama seperti yang dilakukan gadis muda pelayan ini. 

Bayangkan apa yang ia rasakan ketika mendengar bahwa Allah telah menyembuhkan Naaman. Saya penasaran apakah ia pernah berpikir bahwa Allah akan menggunakan seseorang seperti dia untuk menggapai seseorang yang begitu penting seperti Naaman. Satu hal yang menakjubkan ketika Anda menjalani kehidupan yang kudus dan kemudian ketika Anda berbicara dengan seseorang, mereka mendengarkan Anda. Gadis ini mendapatkan hak istimewa untuk membawa sebuah pesan, walau mungkin ia melakukannya karena dia adalah orang yang baik hati dan seorang pekerja keras. Dia memegang teguh imannya, bahkan di negeri asing.


Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 12-13; Matius 16


Hidup kudus dan tak bercacat di hadapan Tuhan sebagai salah satu bukti bahwa Kita mengasihi Dia
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Tujuan Nomor Satu Kami

1 Samuel 2:3 "Janganlah kamu selalu berkata sombong, janganlah caci maki keluar dari mulutmu. Karena TUHAN itu Allah yang mahatahu, dan oleh Dia perbuatan-perbuatan diuji."

Saya lahir di generasi yang dikenal sebagai Baby Boomers (anak-anak yang lahir pasca Perang Dunia ke II). Sementara anak-anak kita sekarang disebut sebagai generasi Millennial (anak-anak yang lahir pada dan setelah tahun 1982), yang juga dijuluki sebagai Generasi Saya (generasi yang individualistis). Di zaman dahulu, generasi saya berpanggapan bahwa masalah terbesar kami dalam menghadapi dunia ini ialah rendahnya kepercayaan diri kami. Oleh karena itu, pemerintah memberi banyak perhatian dan mengeluarkan banyak uang untuk melaksanakan gerakan untuk menaikkan kepercayaan diri kami. (Sebenarnya ini bukan permasalahnya sebab kita tak pernah kesulitan belajar untuk mencintai diri kita sendiri. Yang jadi masalah adalah kita terlalu mencintai diri sendiri.)

Akibatnya, ada rasa narsis atau terlalu mencintai diri sendiri - Anda beranggapan jika Anda tak perlu bekerja keras, berpikir jika segala sesuatunya harus diberikan kepada Anda sebab Anda merasa begitu hebat - inilah yang menjadi masalah besar di negara kita saat ini. Jika Anda tak percaya pada saya, tonton audisi American Idol. Orang-orang yang tak memiliki bakat dan kemampuan sama sekali benar- benar tak menyadari kekurangannya. Dan ketika para juri punya keberanian untuk memberitahu mereka bahwa bernyanyi mungkin bukan suatu hal yang cocok dijadikan mata pencaharian mereka, mereka malah marah. 

Coba lihat statistik dari sebuah artikel majalah Time di tahun 2013 ini : "The National Institutes of Health (Lembaga Kesehatan Nasional) menemukan bahwa bagi orang-orang yang berusia 20-an, tingkat Gangguan Kepribadian Narsistik tiga kali lebih tinggi dibanding dengan generasi yang berusia 65 tahun atau yang lebih tua. Sementara itu, mayoritas partisipan masuk dalam generasi millennial, dimana 40 persen dari mereka berpikir bahwa mereka harus dipromosikan setiap dua tahun - terlepas dari baik atau huruk kinerja mereka. "

Belum lama ini, sekelompok orang berusisa 18 sampai 25 tahun ditanya apa tujuan mereka dalam hidup. Tujuan nomor satu adalah menjadi kaya. Tujuan yang paling banyak disebutkan kedua ialah menjadi terkenal. Inilah orang-orang yang memiliki prioritas yang tidak pada tempatnya. 


Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 9-11; Matius 15:21-39


Tujuan nomor satu kita ialah untuk mengenal Allah dan kemudian untuk mengetahui rencana dan tujuan-Nya atas hidup kita.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

Read more

0 Lihat Sekitar Anda

1 Petrus 5:6 "Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya."

Ketika Allah mencari pria atau wanita untuk digunakan, Dia seringkali menggunakan cara yang luar biasa untuk menemukan seseorang yang bersedia berkata, "Aku orang terakhir yang pantas Engkau pilih."

Allah mungkin akan berkata pada orang itu, "Sesungguhnya kau adalah orang pertama yang ingin Aku pilih karena kau berpikir bahwa kau orang terakhir yang pantas Ku-pilih." Orang yang berpikir mereka memenuhi syarat, orang yang berpikir mereka bisa melakukan segalanya dan tahu segalanya, akan mendiskualifikasi diri mereka sendiri. Mengapa? Sebab "Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati" (Yakobus 4:6).

Kadang orang-orang berkata pada saya jika mereka ingin terlibat dalam pelayanan, dan mereka ingin saran saya soal bagaimana mereka bisa aktif dalam pelayanan. Ministri atau pelayanan ada di mana-mana. Yesus berkata, "Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai" (Yohanes 4:35).

Saya memulai pelayanan saya dari jalanan. Sebab saya seseorang yang mendengar Injil dan percaya, maka saya pergi ke jalanan di sekitar Pantai Newport, di sekitar dermaga, dan berjalan-jalan berkeliling mencari jiwa-jiwa baru. Saya mendatangi orang-orang yang belum pernah saya temui dan berbicara dengan mereka mengenai iman saya. Saya berusaha mencari peluang walau sekecil apapun.

Dalam Alkitab kita melihat bahwa orang-orang yang Allah panggil untuk melayani Dia biasanya tengah sibuk melakukan sesuatu yang lain. Gideon sedang menggiling gandum. Elisa sedang membajak sawah. Petrus dan Yohanes sedang menjala ikan. Matius sedang sedang duduk di tempat memungut cukai.

Pelayanan ada di sekitar kita apabila kita mau membuka mata. Anda bisa melayani di mana Anda berada. Lakukan apa yang Anda bisa di tempat Anda berada.


Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 7-8; Matius 15:1-20


Jika Anda setia dalam hal-hal kecil, Allah akan membuka peluang-peluang yang besar bagi Anda
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)



Read more

Ibadah Doa Pagi

Ibadah Doa Pagi

Menara Doa

Menara Doa

Popular Post

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More